Bagaimana Tanggapan Mereka Tentang Fortasi MAM Watulimo ?
Bagaimana Tanggapan Mereka Tentang Fortasi MAM Watulimo ?

Bagaimana Tanggapan Mereka Tentang Fortasi MAM Watulimo ?

Bagaimana_Tanggapan_Mereka_Tentang_Fortasi_MAM_Watulimo?_(1)

Kamis, 20 juli 2017, kami sebagai siswa baru tengah menjalankan agenda Fortasi di MAM Watulimo. Kami memeroleh tugas dari salahsatu mentor sekaligus editor aliyahmu media dalam materi "pengenalan aliyahmu.com". Kami diminta untuk wawancara dengan beberapa narasumber terkait topik Fortasi.

Kami berasal dari kelompok tiga, yang dinamai sebagai kelompok "Simba". Anggota kami adalah Tias, Rian, Sendi, deva, Regen dan Arum. Kami melakukan wawancara dengan salahsatu guru MAM Watulimo yaitu, Ratna Prihatin, S.Pd.

Kami pun berbincang-bincang tentang Fortasi di MAM Watulimo. Menurutnya, Fortasi saat ini sedang menjadi trend di setiap sekolah Muhammadiyah, ya salahsatunya adalah di MAM Watulimo. Sebab menurutnya Fortasi menjadi hal yang wajib dilakukan di setiap sekolah Muhammadiyah diawal masuknya siswa baru.

Namun tahukah apa itu Fortasi? Ketika kami tanyakan kepada beliau, Fortasi adalah Forum Taaruf dan Orientasi atau jika dulu sering familiar disebut dengan istilah MOS. "Merupakan masa perkenalan antara siswa baru dan masyarakat sekolah agat saling mengenal lebih dalam antara siawa baru dan lingkungan sekolah" kata Ratna Prihatin kepada kelompok kami.

Fortasi dipilih untuk menggantikan pola lama yang dahulu dalam orientasi siswa kerap disebut MOS. Sebab MOS sudah dilarang karena banyak terjadi pelanggaran dalam pelaksanaanya.

Menurut hasil wawancara kami dengan Ratna Prihatin, MAM Watulimo menerapkan Fortasi yang sangat asyik dan nge-trend pada setiap tahun, khususnya tahun ini. Fortasi di Aliyah (baca: MAM Watulimo) sangat berbeda sebab asal kalian tahu, materi-materi yang disampaikan sangat spesial dan unik, salahsatunya adalah materi jurnalistik dari tim aliyahmu media ini.

"Sekolah mana yang seperti ini selain MAM Watulimo?,hanya MAM Watulimo yg seperti demikian kan?" ujar Bu Ratna saat kami wawancarai.

Ketika kami tanya tentang dari lulusan mana siswa baru di MAM tahun ini? Menurut guru tata boga tersebut, siswa baru di MAM Watulimo selama ini masih didominasi dari MTs.M Watulimo atau MTs AL Burhan Watulimo. Bahkan hanya beberapa saja siswa baru yang berasal dari lulusan MTs.N Watulimo ataupun sekolah lain di Kecamatan Watulimo.

Baginya penyelenggaraan Fortasi ini, peran sebagian guru di MAM tidak begitu kentara secara langsung. Hal itu karena guru sebatas mendampingi dan mengarahkan panitia yang berasal dari PR IPM MAM Watulimo. Namun menurutnya tanggung jawab Fortasi sepenuhnya tetap berada di pundak kepala madrasah melalui pengelolaan waka kesiswaan.

Kami pun diskusi dengan beliu dan kami sampaikan juga bahwa Fortasi di MAM ini masih ada kendala yang kami rasakan. Kendala tersebut diantaranya adalah masalah jadwal materi yang ditukar karena pemateri yang berhalangan atau minta ganti, serta kondisi kelas yang kadang kurang kondusif.

Diakhir wawancara kami menanyakan kapan Fortasi MAM akan selesai? Bu Ratna malah belum tahu kapan fortasi di MAM Watulimo akan diakhiri secara resmi. Sebab ada sedikit perubahan konsep acara yang dilakukan oleh panitia ditengah-tengah kegitan.

Kami kelompok 3 yang mendapat tugas ini mempunyai pandangan, bahwa meskipun Fortasi Aliyah masih ada kendala atau belum sempurna, namun Fortasi ini sangatlah asyik dan sepesial bagi kami siswa baru.

(ALIYAHMU MEDIA-KELOMPOK 3 SIMBA)*
*Kelompok Fortasi kelas X MAM Watulimo

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.