Hadapi PHBN dan Tantangan Kaderisasi, PCPM Watulimo Bergerak Cepat
Hadapi PHBN dan Tantangan Kaderisasi, PCPM Watulimo Bergerak Cepat

Hadapi PHBN dan Tantangan Kaderisasi, PCPM Watulimo Bergerak Cepat

Hadapi_PHBN_dan_Tantangan_Kaderisasi,_PCPM_Watulimo_Bergerak_Cepat

Sabtu (22/7/17), PCPM Watulimo adakan rapat sembilan pimpinan. Rapat tersebut dihadiri beberapa wakil ketua bidang dan pengurus harian. Rapat belangsung di Masjid An-Nur Desa Margomulyo, kawasan perguruan SMK Muhammadiyah Watulimo.

Rapat dimulai pukul 20.00 WIB dan dibuka oleh sekretaris PCPM, Taufik Has. Agenda rapat pada malam hari itu membahas beberapa hal terkait perayaan PHBN, kepengurusan LAZISMU dan beberapa progam peningkatan kaderisasi pemuda Muhammadiyah di lembaga pendidikan serta realisasi program kajian keagamaan.

Dalam sambutannya, Saeroji menyampaikan bahwa PCPM Watulimo harus selalu konsisten dan komitmen terhadap apa yang telah dicapai dan dijalankan.

"Kepenguruasan kita setidaknya kurang 49 bulan lagi, dan saya sangat berharap kita selalu ada kegiatan, minimal setiap bulan, sebab PCPM Watulimo ini adalah salahsatu kantong persyarikatan yang ada di Trenggalek dan kita lah yang bertanggung jawab menjaganya dengan penuh keseriusan" kata Saeroji saat mengawali rapat.

Rapat tersebut juga membahas tentang keikutsertaan PCPM Watulimo dalam PHBN 2017. Disepakati bahwa PCPM Watulimo mengikuti PHBN pada cabang perlombaan gerak jalan.

"Kita pastinya harus mengikuti gerak jalan, sebab tahun kemarin juga kita mampu juara dua, bahkan sama nilainya dengan juara 1, jadi tahun ini insyaAllah kita pun akan ambil bagian dalam gerak jalan serupa" ujar Ahmad NK selaku wakil ketua KOKAM/SAR dan olahraga.

Saeroji juga menyampaikan bahwa sebagai pemuda harus paham dan memberi edukasi tentang sejarah para pejuang muslim kepada generasi bangsa. Selain itu kemampuan analisa tentang berbagai keilmuan agama dan umum harus menjadi perhatian serius pemuda Muhammadiyah di Watulimo melalui lembaga pendidikan.

"Kita ini punya lembaga pendidikan yang cukup banyak, PR kita adalah memberikan kesempatan yang lebih, bagi para pemuda Muhammadiyah potensial untuk turut membesarkan Muhammadiyah melalui lembaga pendidikan, jadi mereka punya peran ganda menjadi pendidik sekaligus motor perjuangan Muhammadiyah di sekolah-sekolah" ujar Cipto Edi disela-sela rapat.

"Pola baru dalam lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam rekrutmen karyawan harus benar-benar diperhatikan. Usahakan mereka adalah anak muda dan mau berkader di persyarikatan, agar dikemudian hari bisa menelurkan gerakan Muhammadiyah disekolah Muhammadiyah. Selain itu kaderisasi di sekolah juga sangat perlu segera berjalan, dengan pengenalan-pengenalan atribut Muhammadiyah disekolah kita" imbuh Taufik Has.

Rapat juga membahas tentang LAZISMU yang terus akan dijalankan dengan profesional oleh pengurus yang ada saat ini. "Tetap saja dipertahankan, progaram lazis saat ini toh juga berjalan baik dan saya rasa tidak mengganggu pak ketua PCPM selama memegang peran ganda ini" kata Indra Setiawan.

Selain itu Wahid Syahril dan Jaenal juga menyampaikan bahwa pemuda Muhammadiyah harus pandai dalam memahami ilmu agama, khususnya belajar "ngaji". "Seperti program sebelunya, kita perlu mengundang ustad Anang agar membekali ilmu memaknai Al-Qur'an, saya rasa ini adalah program yang cukup bagus mengingat peran dakwah yang kita pegang" kata Wahid syahril.

Rapat tersebut menetapkan beberapa kegiatan yang akan segera diesekusi pada waktu dekat, diantaranya: megikuti gerak jalan PHBN yang di koordinir oleh bidang KOKAM , penguatan LAZISMU, intensifikasi peran pemuda Muhammadiyah di lembaga pendidikan, kegiatan kajian keagaamaan bersama Ustad Anang dan penguatan organisasi secara internal/eksternal dengan kegiatan yang selalu berkelanjutan.

Rapat kemudian ditutup pada pukul 23.00 WIB. Dilanjutkan secara bersama-sama mengunjungi siswa SMKM Watulimo yang tengah menyelenggarakan malam penutupan MOP.


(ALIYAHMU MEDIA-SEKRETARIS PCPM WATULIMO)*
*PCPM Watulimo periode 2016-2020

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.