MTs Muhammadiyah Watulimo Dobrak Mental Siswa Baru Melalui MOP
MTs Muhammadiyah Watulimo Dobrak Mental Siswa Baru Melalui MOP

MTs Muhammadiyah Watulimo Dobrak Mental Siswa Baru Melalui MOP

MTs_Muhammadiyah_Watulimo_Dobrak_Mental_Siswa_Baru_Melalui_MOP

Qobilah KH. Ahmad Dahlan MTs Muhammadiyah Watulimo, Menyelenggarakan Masa Orientasi Pengenal (MOP) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Tahun Pelajaran 2017/2018. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari, mulai Jum’at-Sabtu, tanggal 21-22 Juli 2017. Acara tersebut bertempat di lapangan MBS (Muhammadiyah Boarding School) Watulimo.

"Acara MOP ini memberikan kesan dan pengalaman yang berharga bagi peserta didik baru MTs Muhammadiyah Watulimo, pasalnya pada kegiatan tersebut dilaksanakan di alam bebas yang masih dikelilingi oleh pohon-pohon besar" ujar Ahmad Nur Kholiq selaku pembina HW.

Rangkaian perkemahan tersebut diawali dengan pendirian tenda oleh para peserta MOP, kemudian dilanjutkan dengan sholat Jum’at berjamaah yang langsung dipimpin oleh Ramanda Ahmad Nur Kholiq. Selepas sholat Jum'at semua peserta melaksanakan upacara pembukaan yang langsung dipimpin oleh Drs.H. Warjito, S.Pd, M.Pd.I, selaku kepala MTs Muhammadiyah Watulimo.

"Alhamdulillah acara pembukaan tetap berjalan lancar, meskipun cuaca lumayan menyengat. Padahal para peserta MOP tahun ini adalah siswa baru yang kebanyakan masih imut-imut" ungkap Ahmad kepada aliyahmu media.

Pelaksanaan MOP Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ini tujuannya untuk mengenalkan kepanduan kepada para peserta didik baru di MTs Muhammadiyah Watulimo. Selain itu dengan konsep yang dibawa oleh panitia dan pembina, diharapkan mampu meningkatkan akhlaq yang baik, jiwa pandu, sikap kedisiplinan dan tanggungjawab serta kepekaaan social para peserta.

Dalam pelaksanaan MOP ini, panitia mengambil tema "Sedikit Bicara Banyak Bekerja". Tema tersebut diambil dari semboyan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Sedangkan materi yang disampaikan untuk menerjemahkan tema tersebut diantaranya: Pengenalan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Latian baris berbaris, cara bertahan hidup di alam bebas (survival), outbond sinergi building serta Tadhabur Alam.

Saat acara malam peserta diajak untuk membuat api unggun bersama. "Dalam penyalaan api unggun memang seperti ciri khas pandu HW yaitu tidak ada upacara atau ritual khusus namun hal itu tetap mampu membakar semangat para peserta MOP, bahkan saking semangatnya mereka terbawa haru oleh acting pentas drama yang ditampilkan special oleh panitia untuk para peserta tersebut" kata Ahmad Nur Kholiq.

Petikan cerita dalam aksi drama oleh panitia yang sebagian dari siswa MAM Watulimo tersebut berjudul "menyeberang seutas tali". Prolog dan pembawaan yang begitu pas membuat peserta berdecak kagum. Berikut ciplikan cerita tersebut:

"Menceritakan tentang seorang pandu pengenal putri yang tersesat di hutan, singkat cerita jika ia ingin menemukan jalan kembali ke perkemahan maka harus melewati sungai. Namun sungai tersebut begitu deras airnya ia pun hanya membawa segulung tali rami. Kemudian ia melemparkan tali rami ke ujung seberang sungai yang akan dilaluinya"

Peserta MOP yang sangat antusias mendengarkan cerita tersebut diminta bantuanya untuk menahan nafas agar pandu putri yang memeragakan aksi  mampu melintasi seutas tali yang telah dipegang oleh dua orang panitia. Suasana keheningan malam yang sepi serta acting dan prolog yang bagus, membuat sebagian peserta tidak kuat untuk membendung air matanya. Hal itu karena rata-rata mereka ketakutan dan masih pertama diajak untuk kemah di alam terbuka.

Acara malam ditutup dengam apel malam pada pukul 22.30 WIB. Pada Sabtu dini hari seluruh peserta dibangunkan dengan cara membunyikan dentuman kembang api. Mereka pun kemudian dibimbing untuk melaksanakan sholat lail yang dilanjutkan dengan Sholat Subuh secara berjamaah yang dipimpin oleh ananda Arga Saiful Bahri.

Sabtu pagi 22 Juli 2017, acara berlanjut dengan benah diri hingga penjelajahan dan outbound. Akhirnya pada pukul 11.30 WIB, kegiatan Masa Orientasa Pengenal (MOP) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Qobilah KH. Ahamd Dahlan MTs Muhammadiyah Watulimo resmi ditutup melalui apel penutupan yang langsung dipimpin oleh kepala MTs Muhammadiyah Watulimo.

"Harapannya dengan ditutupnya MOP ini para peserta didik baru yang akan menjadi bagian dari  pandu Hizbul Wathan Qobilah KH. Ahmad Dahlan kedepan memiliki sikap positif sehingga akan  menumbuhkan kebersamaan, kemandirian, kedisiplinan, serta tanggung jawab demi kemajuan MTs MUTU yang kita banggakan ini" tutup Ahmad Nur Kholiq kepada aliyahmu media.


(ALIYAHMU MEDIA-AHMAD NUR KHOLIQ)*
*Pembina HW MTs M Watulimo

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.