PD IPM Trenggalek Lahirkan Keputusan Penting FORTASI 2017
PD IPM Trenggalek Lahirkan Keputusan Penting FORTASI 2017

PD IPM Trenggalek Lahirkan Keputusan Penting FORTASI 2017

PD_IPM_Trenggalek_Lahirkan_Keputusan_Penting_FORTASI_2017

Dalam rangka menyongsong FORTASI (Forum Taaruf dan Komunikasi) di sekolah Muhammadiyah se Kabupaten Trenggalek, PD IPM Trenggalek menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh ketua IPM cabang dan ranting yang ada di Kabupaten Trenggalek, Ahad, 2 Juli 2017.

Bertempat di salahsatu Masjid Desa Slawe, Watulimo rapat dimulai dengan pengarahan dari ketua bidang perkaderan PD IPM Trenggalek. Ia menyampaikan tentang teknis pelaksanaan FORTASI tahun 2017. " Setiap cabang harus mengkoordinir pelaksanaan FORTASI di rantingnya masing-masing, serta harus siap membantu pelaksanaan FORTASI", ungkap Ade selaku ketua bidang perkaderan PD IPM Trenggalek.

Salah satu hasil keputusan dalam rakor ini adalah gagasan tema yang diusung oleh PD IPM dalam gelaran FORTASI tahun 2017 yaitu, "Aktualisasi Gerakan Pelajar Berdaya Kreatif untuk Pelajar Trenggalek Berkemajuan". Tema tersebut diterjemahkan melalui tiga aksi yang mencakup literasi, sosial, dan wirausaha. Dari point tersebut, IPM cabang dan ranting di himbau untuk menyusun konsep kreatif pelaksanaan FORTASI serta berkoordinasi dengan pihak sekolah di rantingnya masing-masing.

"Bahwasanya, Fortasi adalah waktu untuk mengenalkan IPM terhadap siswa baru di sekolah Muhammadiyah, dengan maksud tidak putusnya rantai perkaderan di IPM Trenggalek" ungkap Ana selaku ketua PD IPM Trenggalek, ketika menutup rapat koordinasi tersebut.

Kegiatan Rakor diakhiri dengan ramah tamah oleh seluruh peserta rapat. Selain sebagai ajang pembahasan menyoal masalah FORTASI 2017, agenda tersebut juga sebagai media silahturahim pengurus PD IPM Trenggalek dengan memanfaatkan momentum bulan Shawal.

(REDAKSI ALIYAHMU MEDIA- KETUA PD IPM TRENGGALEK)

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.