Kekuasaan Senior Atas Junior di sekolah, Saat ini Sudah Hampir Punah
Kekuasaan Senior Atas Junior di sekolah, Saat ini Sudah Hampir Punah

Kekuasaan Senior Atas Junior di sekolah, Saat ini Sudah Hampir Punah

Kekuasaan_Senior_Atas_Junior_di_Sekolah,_Saat_ini_Sudah_Hampir_Punah
Dalam lembaga pendidikan khususnya pada tingkat SLTA, pasti sudah tidak asing lagi. Terdapat yang namanya si senior dan si junior. Nah, khususnya buat siswa-siswi baru nih yang baru masuk ke sekolah dengan jenjang terbaru. Biasanya yang lazim disebut siswa baru inilah yang namanya si junior. Terkadang sedikit gimana gitu ya, jika mendengar kata si kakak senior. Si kakak senior yang terlihat lebih besar, lebih kuasa itulah yang begitu menyeramkan dimata juniornya.

Kata senior dan junior ini sering menjadi momok bagi beberapa sekolahan. Karena apa?? Begini nih, biasanya si senior itu kerap kali tampil modis, cool, hingga membuat si junior pun tak berkedip memandang. Hingga klepek-klepek sampai lemas tak terkulai (meleleh) jika di hadapannya. Berdebar-debar jantungnya ketika di sapa wah....wow...pasti gitu kan ?? Hehe itu merupakan hal yang sangat wajar. Betulkan ?? Betullah...hehe agak lebay dikit.

Nah berhubungan si senior dan si junior ini masih remaja, pastinya memiliki emosi yang labil kan ?? Nah terkadang si senior yang menyalah gunakan kekuasaanya ia bisa berbuat seenaknya saja. Seperti membuli juniornya yang dianggap lemah. Nah hal semacam itulah yang sebenarnya membuat junior takut dan tak berdaya dengan si senior. Padahal pada hakikatnya si junior dan senior ini sama-sama manusia (baca: murid) yang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Hanya karena sebuah status mereka yang berbeda. Hmm sudah terduga kan??

Namun saat ini bagaikan dunia yang terbalik. Si junior yang dulu terinjak kini naik pangkat. Eh salah bukan naik pangkat, tapi berevolusi. Akan tetapi revolusi ini mengarah ke hal yang lebih buruk. Seakan-akan membalas dendam, saat ini si junior benar-benar tak lagi menganggap si senior sebagai seseorang yang kuat, berkuasa, justru saat ini junior malah membuat si senior tak berdaya. Mungkin karena si junior lebih memikat ?? Oh tidak-tidak bukan itu. Namun karena si junior bertingkah kurang etis terhadap si senior. Bahkan harga diri si senior saat ini mulai menurun. Contoh kecilnya saja sih, seperti saat ini si junior enggan memanggil si senior dengan panggilan sopan seperti kak, mas, mbak. Justru dan bahkan dipanggil dengan sebutan yang kurang sopan. Miriskan kita mendengarnya?? Giman gak miris coba, kalau dulu si senior sangatlah dihormati, ditakuti. Tapi saat ini, apa?? Tidak ada apa-apanya dimata junior. Hemm dunia benar-benar terbalik.

Yang lebih parahnya lagi jika si senior punya masalah dengan si junior, pasti tidak akan nudah terleselesaikan. Perkelahian yang terus menerus senior vs junior, dengan perlawanan kuat diantara keduanya dan yang pasti menimbulkan kebencian diantara keduanya pula. Wow segitunya ya !

Nah, makanya perlu diadakan pendekatan dan perkenalan lebih dalam antara si senior dan si junior, sehingga antara keduanya tidak ada versus lagi yang tidak baik dan agar terjalinya ukhuwah (tali persaudaraan). Jadi sebutan si senior dan junior tidak menjadi kasta yang mencolok dengan kedudukanya yang njomplang ( berbeda jauh). Namunn malah akan tetap memberi kesan terbaik antar sisenior dan si junior ya.....

Intinya "jangan jadikan sebuah kedudukan menjadi sebuah perbedaan, dan sayangilah semuanya jika kau pun ingin di sayang semuanya".



(ALIYAHMU MEDIA-AMIN TYAS HIDAYAH)*
*Siswa Kelas X MAM Watulimo

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.