Halo! Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
Halo! Apa Kabar Pendidikan Indonesia?

Halo! Apa Kabar Pendidikan Indonesia?

Halo!_Apa_Kabar_Pendidikan_Indonesia?
Halo, apa kabar pendidikan indonesia? Kurasa kau sedang tidak baik. Hingga akhirnya kini aku tertarik untuk memperhatikanmu. Sedikit menyadarkanmu dengan banyak hal tentang ketidakbaikanmu. Ya, kondisimu saat ini sedang begitu tidak baik. Bahkan terlihat sangat buruk bukan? Bagaimana tidak,dunia pendidikan yang seharusnya bisa dibanggakan oleh calon generasi penerus bangsa, malah menunjukkan warna yang kelabu.

Dunia pendidikan tentu diharapakan sebagai wadah penempaan karakter serta mental calon generasi penerus bangsa. Harapannya, karakter individual akan muncul melalui pengetahuan umum maupun pengetahuan agama, agar terbentuk mental bocah yang dewasa dan berlapis baja. Sehingga seiring berjalannya waktu akan terbentuk Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, yang mampu memposisikan diri dan menangani setumpuk permasalahan yang timbul di negara ini. Hal ini tentu menjadi perenungan bagi kita, akankah para generasi penerus bisa mengemban amanah sedemikian beratnya? atau mampukah mereka membersihkan sistem pemerintahan yang rak terlepas dari jeratan kolusi ini?

Kembali, mari kita bahas mengenai dunia pendidikan. Coba kita lihat bagaiamana boroknya dunia pendidikan di Indonesia saat ini? Saya mengajukan pertanyaan tersebut, karena saat ini tidak sedikit  lembaga lembaga pendidikan (sekolah) yang seharusnya berperan menanamkan karakter luhur dan jujur malah berperan sebaliknya. Tidak perlu berberlit untuk mengilah, cukup kita lihat saat Ujian Nasional atau penerimaan siswa baru. Saya menilai sebagian sekolah tersebut malah secara halus menjorokkan siswanya menjadi generasi penuh kepalsuan bermental tempe berkarakter krupuk yang mlempem.

Bahkan terkadang saya geli ketika membaca "prestasi penting tapi jujur lebih utama",embel-embel yang selalu membuatku tersenyum getir ketika sadar jika itu hanya sekedar tulisan besar yang terpampang di sekolah saat mendekatui Ujian Nasional.

Berlarut-larut membiarkan calon generasi penerus bangsa lalu terjembab dalam jurang kenikmatan yang salah. Dan pertanyaannya, dimanakah letak nilai kejujuran yang sebenarnya? apa kira-kira sudah tertutupi oleh kelamnya tinta yang membuat dunia pendidikan semakin hitam.

Sungguh miris, ditambah ketika media cetak dan elektronik beramai-ramai mengabarkan jika pihak lembaga pendidikan juga turut terjun berlaku curang dengan membantu siswanya saat UN. Masih sangat teringat jelas desas-desus bocornya soal UN dibeberapa sekolah beberapa tahun lalu. Atau berbagai berita yang membeberkan bagaimana cara kepala sekolah unggulan Negeri "menjual" bangku saat penerimaan siswa baru.

Dan saat inilah, seharusnya orang-orang yang bergelut dalam bidang pendidikan sadar dan tidak egois membuat image lembaganya dengan cara mengorbankan karaktrer luhur siuswanya. Sedikitlah menengok kepada beberapa dari mereka yang bertahan dengan pepatah "kejujuran adalah kunci kesuksesan ".Betapa banyak air mata mereka yang tumpah ketika mereka tidak mendapat keadilan, dicemooh dan tidak disukai oleh yang lain hanya karena memertahankan prinsip untuk jujur ditengah kecurangan yang dianggap lazim.

Berhentilah untuk terus mencetak generasi penerus bangsa yang pintar korupsi dan berpura-pura. Sadarlah tindakan yang sering kalian banggakan itu akan membuat bodoh dan semakin sulit dimasa depan. Apakah tidak lelah terus berlagak terhebat, padahal tak sekedar hanya seorang pecundang  yang merasa kalah dan menyerah sebelum perang.


(ALIYAHMU MEDIA-SISKA FADHILA)*
*Juara II Lomba Karya Tulis Aliyahmu.com

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.