4 Penyebab Kelangkaan Bahan Pokok
4 Penyebab Kelangkaan Bahan Pokok

4 Penyebab Kelangkaan Bahan Pokok

4_Penyebab_Kelangkaan_Bahan_Pokok
Hampir satu bulan ini semenjak tahun berganti, harga kebutuhan pokok di Indonesia mengalami kelonjakan. Portal berita nasional liputan6.com pada 20 Desember 2017, mengabarkan kenaikan tesebut mulai terasa ketika mendekati perayaan natal dan tahun baru. Dengan keadaan yang seperti ini masyarakat terlihat mulai resah, bahkan para pedagang terlihat kesulitan untuk menjual barang dagangannya. Sebab bagaimanapun kondisi ini berpengaruh terhadap daya beli mereka.

Saat ini harga beras yang menjadi makanan pokok melonjak tajam, pertanyaannya "terus kita mau makan apa..?? Itulah keluhan-keluhan yang sempat diutarakan masyarakat. Sekarang di pasaran, khusunya pasar Sebo harga beras yang awalnya Rp.8000-9000/kg menjadi Rp.11.000-13.000/kg. Menurut masyarakat kenaikan harga beras rata-rata berkisar 2000-3000/kg, untuk kualitas beras medium dan premium.

Tidak hanya beras, harga cabai rawitpun bahkan mencapai Rp.40.000/kg, sedangkan harga cabai hijau Rp.30.000/kg. Kenaikan-kenaikan tersebut menurut para pedagang dikarenakan pasokan cabai berkurang. Saat ini tanaman cabai yang siap dipanen terserang hama patek, sehingga petani melakukan panen lebih awal dalam kondisi hijau belum berwarna merah. Serta permintaan pasar meningkat untuk kebutuhan restoran, rumah tangga dan pesta pernikahan. Selain itu juga disebabkan oleh kondisi cuaca/intensitas hujan meningkat, sehingga mengakibatkan cabai-cabai busuk terlalu cepat. Juga tak kalah, harga bawang merah yang juga naik himgga Rp.18.000/kg dan harga bawang putih Rp.20.000/kg.

Tentunya kenaikan-kenaikan harga ini tidak terlepas dari faktor-faktor yang memengaruhinya. Dirilis menurut direktorat perdagangan, setidaknya ada 4 factor yang menyebabkan kenaikan harga bahan pokok yaitu, (1) faktor psikologis adalah faktor yang berkenaan dengan komoditas yang pasokannya bergantung pada impor, (2) faktor iklim adalah disebabkan oleh faktor cuaca hujan dan kemarau yang berkepanjangan, (3) faktor distribusi adalah penyaluran barang dari produsen ke konsumen mengalami kendala karena jalan rusak.

Seharusnya pemerintah menetapkan harga, kemudian para pedagang/distributor tidak menaikkan harga. Hal tersebut agar tidak ada penimbunan barang yang akan menyebabkan harga menjadi mahal ketika terjadi kelangkaan.Tetapi percuma jika masyarakat tidak mempunyai kesadaran dalam memanfaatkan kebutuhan produksinya. Pantau terus naik-turunnya harga pokok apakah stabil/tidak,jika harga terus naik rakyat Indonesia tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi manfaatkanlah hasil produksi dengan baik,supaya masyarakat dapat membatasi kebutuhannya.


(ALIYAHMU MEDIA-RICA YUNITA)*
*Timred aliyahmu.com

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.