Siswa MA Muhammadiyah Watulimo Harus “SOMBONG”!
Siswa MA Muhammadiyah Watulimo Harus “SOMBONG”!

Siswa MA Muhammadiyah Watulimo Harus “SOMBONG”!


Lebih dari satu minggu pengurus Ranting IPM MAM Watulimo terlantik. Semangat dan keinginan untuk mempersembahkan yang terbaik bagi organisasi langsung mucul dibenak masing- masing punggawa pilihan MAM Watulimo ini. Sehingga Siska Fadilatul Laili selaku ketua umum PR IPM langsung borkomunikasi aktif dengan beberapa anggotanya untuk menyelenggarakan pelatiahan guna meningkatkan kapasitas ke IPMan dan kemampuan manajerial kepengurusan. Baginya, kemampuan yang dimiliki oleh rekan- rekannya saat ini belum cukup jika melihat beban yang harus dipikul oleh seluruh pengurus IPM selama satu periode yang akan datang. Sehingga Up Grading menjadi pilihan utama bagi seluruh pengurus baru dan dewan duru pendamping guna menjadikan pengurus periode 2016-2017 ini lebih kompetitif dan professional dalam menjalankan roda kepengurusan.

Seluruh elemen MAM Watulimo, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan disela- sela liburan semester ganjil tersebut. Bagi unsur pimpinan MAM Watulimo salah satu factor kemajuan sekolah terletak pada kreativitas dan kolektivitas pengurus IPM dalam menjalankan seluruh rangkaian kegiatan. Up Gradig yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Desember 2016 di gedung utama MAM Watulimo ini berlangsung satu hari, mulai pukul 08.00 yang langsung dibuka oleh bapak Mutoyo S.Sos,S.Pd selaku kepala madrasah didampingi oleh Waka Kesiswaan Bapak Drs. Sudarsono, S.Pd,. Meskipun sempat terjadi kendala pertukaran pemateri dari PD IPM Kabupaten Trenggalek, namun secara keseluruan acara hari itu berjalan baik hingga selesai pukul 15.00 WIB sesuai dengan keinginan pengurus.

Materi yang disajikan memang dipilih untuk meningkatkan kemampuan pengurus mengenai ke-IPMan dan materi Manemen Organisasi. Materi tentang ke IPMan diisi langsung oelh pengurus PD IPM Kabupaten dengan  bahan utama sejarah, konstitusi dan kesekretariatan serta keprotokoleran yang ada di IPM. Pegurus terlihat antusias dengan pemberian bekal pelatiha ini, sebab mereka paham bahwa kedepan tantangan nyata akan lebih berat dengan tanggung jawab yang telah dibebankan sebagai pengurus. Sedangkan materi Manajemen Organisasi dii berisi tentang motivasi dan ilmu kepemimpinan serta manajemen organisasi oleh Taufik Hidayat AS, MPd.

Selama ini MAM Watulimo memang masih belum dipandang sebagai sekolah yang bonefit di Kabupaten Trenggalek. Meskipun demikian, sekolah swasta yang berada di jalan Pantai Prigi ini mampu mencetak para alumni yang berkecimpung mulai dunia usaha, e comers, pendidik, bahkan jurnalis, hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu pencapaian yang begitu luar biasa. Dewan guru dan seluruh pegurus IPM yang berjumlah sekitar 20 siswa ini berharap dengan diadakannya pelatihan disertai motivasi akan memberikan dampak psikologis bagi mereka agar memiliki etos kerja dan komitmen bersama memajukan PR IPM dan MAM Watulimo sendiri.

Kesempatan Up Grading ini pengurus dan didampigi oleh dewan guru membuat gebrakan dengan menambah materi Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi, yang didalamnya diselingi dengan motivasi humor oleh Taufik HAS, guru muda energik yang selalu mendampingi siswa MAM Watulimo disetiap kegiatan, termasuk pada kesmpatan ini. Ia menuturkan “kalian ini kalo jadi siswa MAM jangan rendah hati apalagi rendah diri, sombong lah,,,gak usah takut sombong dan berbanggalah kalian sebagai siswa MAM. Jangan minder, sombong dalam hal kebaikan dan kebanggaan untuk madrasah itu hukumnya wajib, dan itu bagian fatwa saya dan kalian harus bangga menjadi siswa MAM yang menyombongkan kualitas madrasah”. Kalimat yang terucap itu seketika diikuti gemuruh tawa siswa peserta pelatihan. Kemudaian ia melanjutkan penyampaiannya,  “kita mampu jadi juara umum JAMDA III, kita mampu menampilkan yang terbaik di Aksioma, kita bisa menjadi penggagas ide jalan sehat tingkat SLTA kecamatan, kita 3 kali beturut- turut mewakili Kabupaten dalam badmintonProvinsi, banyaak lagi yang tidak bisa saya sebutkan…lalu maka dari itu bersombong- sombonglah kalian agar MAM bisa besar dan kalian tidak rendah diri terusss…”.

Pemateri mencoba membuat siswa MAM bangga akan statusnya sebagai pengurus IPM sekaligus sebagai siswa MAM Watulimo. Makna “sombong” yang disampaikan oleh pemateri tersebut untuk menggugah mindside siswa MAM Watulimo agar selalu bangga dan mengunggulkan madrasahnya sendiri ketika disandingkan dengan sekolah- sekolah lain di Kabupaten Trenggalek. Sebab dengan begitu maka pamor Madrasah akan terbangun dimulai dari kebanggan siswanya menjadi bagian dari perkembangan madrasah.

Kegiatan ini sekali lagi menjadi embrio bagi lahirnya semangat dan inovasi baru siswa MAM Watulimo. Hal tersebut mengingat selama ini alumni MAM Watulimo turut ikut andil dalam pengembangan madrasah baik dari internal maupun eksternal. Sehingga bukan isapan jempol lagi jika melihat MAM Watulimo menjadi madrasah penuh inspirasi, madrasah penghasil kader militan Muhammadiyah sekaligus sebagai wadah amal bakti kepada masyarakat watulimo diwilayah peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai bantuan bagi siswa- siswa yang kurang mampu.

OLEH: Taufik Hidayat, A.S. S.Pd

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.