Kesederhanaan Masa Kecil yang Mulai Tergantikan
Kesederhanaan Masa Kecil yang Mulai Tergantikan

Kesederhanaan Masa Kecil yang Mulai Tergantikan

Kesederhanaan Masa Kecil yang Mulai Tergantikan

Setiap orang pasti memiliki kesan tersendiri tentang masa kecilnya. Banyak yang berasumsi jika masa kecil adalah masa paling bahagia. Masa di mana kita bisa tertawa lepas tanpa beban, mempunyai banyak waktu longgar untuk bermain, serta belum terfokus tentang masa depan.

Suatu kebanggaan bagi kalian yang lahir dikala perkembangan teknologi belum begitu meracuni otak para wajah polos calon generasi penerus bangsa. Bagaimana tidak, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang maju pesat telah menjadi prioritas baru bagi kalangan masyarakat saat ini. Salah satu bentuk nyatanya adalah gadget. Alat komunikasi berbody kecil dengan berbagai tipe dan merk ini telah mampu menghipnotis masyarakat kita. Tidak bisa dipungkiri jika fungsi gadget sangat penting, jika kita mampu memfungsikannya dengan baik maka gadget mampu menjadi jembatan (alat bantu) peringan dalam aktivitas kita sehari hari.

Gadget akan berguna dengan baik jika jatuh ke tangan-tangan yang benar. Tetapi jika tidak, (entah itu tidak sesuai dengan indikator usia ataupun dari segi faktor lainnya) maka alat itu akan menjadi piranti yang begitu berbahaya. Sebab faktanya, tak sedikit tangan tangan mungil sudah lihai dalam mengoperasikan berbagai fitur dalam gadget. Terutama bagi anak sekarang, bermain beraneka ragam tipe games yang tersedia dalam gadget adalah hal yang sangat lumrah. Games elektronik seperti gadget dulu belum begitu ada, kita hanya mengenalnya dengan sebutan gembot. Itulah bedanya anak kecil sekarang dan anak kecil era akhir 90.an, peilaku masa kecilnya mereka sudah bergeser mengikuti kemajuan teknologi modern.

Jika kita perhatikan, anak anak kecil masa kini lebih suka bermain permainan yang instan. Seperti halnya yang tersaji dalam gadget. Dahulu jika kita ingin bermain masak-masakan segala perlengkapannya kita yang menyiapkan, mulai dari daun sebagai wadah, tanah sebagai nasi, batu sebagai munthu dsb. Semua media itu berbentuk benda dan pastinya itu tidak kita lakukan sendiri. Tetapi dengan gadget anak sekarang tidak perlu bersusah payah menyiapkannya, sebab semua sudah tersaji secara virtual dan lengkap di gadget, bahkan tidak butuh teman untuk memainkannya.

Miris bukan dengan keadaan masa kecil anak sekarang? Waktu tumbuh kembang mereka bersama teman kecilnya terkekang oleh modernisasi gadget. Akibatnya perkembangan sosial, psikomotorik dan afektif mereka harus terampas dengan kemajuan teknologi.

Lalu kemanakah permainan permainan tradisional masa kecil yang mengedukasi dan lebih menitikberatkan pada kebersamaan & kekompakan itu? Seperti blak sodor, petak umpet, engklek, dakon, dsb.

Bahkan pemandangan segerombolan anak tetangga menyusun butiran-butiran kelereng secara vertikal disamping rumah sudah tak terlihat lagi. Begitupun juga dengan suara iringan sederhana "ndok endokan pecah o pecah nduwur jo pecah ngisor ngisor, brah" sudah tak terdengar lagi. Semua kesederhanaan dan kepolosan masa kecil bagai hilang tergantikan oleh hingar bingar modernisasi teknologi.

Kita pasti akan tertawa dan bangga ketika melihat anak-anak kecil sekarang masih memainkan permainan tradisional masa kecil yang mungkin dulu sering kita mainkan. Karena kita bisa menganggap itu suatu fenomena yang sangat langka dan luar biasa. Sebaliknya suatu hal biasa, ketika kita melihat anak anak kecil sekarang lebih enjoy dan terfokus pada permainan di gadget. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kita sebagai generasi muda mampu mengembalikan fenomena langka tersebut menjadi suatu hal yang marak dengan berbagai inovasi yang lebih mengedukasi.

#Ayo_bernostalgia

OLEH: SISKA FADHILATUL LAILI (KETUM IPM MAM WATULIMO)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.