Kok kudungan, ape nyandi mbak?
Kok kudungan, ape nyandi mbak?

Kok kudungan, ape nyandi mbak?

Kok kudungan, ape nyandi mbak?

“Kok kudungan ape, nyandi mbak ?” pertanyaan – pertanyaan seperti itu sudah sangat familiar di telinga saya. Dalam bahasa Indonesia kalimat “kok kudungan ape, nyandi mbak ?” berarti “kok berkerudung, mau kemana mbak ?”. 

Memangnya orang berkerudung itu ketika mau pergi saja ?. 

Tidak begitu, berkerudung itu bisa di mana saja dan kapan saja. Berkerudung tujuannya kan untuk menutup aurat bukan untuk dipuji orang, apa lagi untuk sekedar fashion yang kemudian tidak memenuhi syarat (berhijab hanya sekedar bergaya). 

Bagi seorang perempuan menutup aurat itu sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Tau hukum wajib kan?, wajib itu kalau dikerjakan mendapat pahala kalau tidak dikerjakan dosa. Jadi kalau tidak menutup aurat ya berDOSA.

Salah satu cara menutup aurat yaitu dengan berkerudung. Anak – anak zaman sekarang jika bertanya orang berkerudung pertanyaannya pasti “ape nyandi”(mau kemana?). Kalau yang sudah biasa berkerudung tak akan diberi pertanyaan seperti demikian karena dapat dilihat dari kesehariannya. 

Bisa saja anak itu hanya tau bahwa orang tuanya berkerudung ketika akan pergi saja. Kadang – kadang terlintas dipikiran saya bahwa berkerudung itu hanya hiasan saja, katanya supaya lebih sopan. Bahkan ada yang terang – terangan berkata “kerudung itu hanya untuk menutupi aib seseorang luarnya saja kelihatan sok polos alim tapi dalamnya busuk” astagfirullah jangan su’udzan.

Masih untung orang itu mau berkerudung. Apakah kalian tidak tau bahwa kalian sendiri orang yang suka menggunjing saudaranya sendiri lebih buruk, lebih nista, lebih munafik. Punya kaca nggak sih ?, kalau punya pecahin aja percuma kalian ngaca toh itu tak akan merubah apa pun. 

Lihat, orang yang kalian gunjing dia mau berubah loh coba bandingkan dengan kalian ke mana-mana masih pakai tankt*p sama h*tpans kemudian dengan bangganya kalian upload di medsos. Mau sok modis, eh… tapi kata modis kayaknya nggak cocok deh, mungkin kata “ RUSAK” kayanya sangat tepat itu dan cocok bagi kalian yang demikian. Anak – anak sekarang kan begitu mau modis tapi salah jalan.

Saat ini muncul beragam kalimat baru, hitz atau apalah itu bahasa kerennya. Iya kekinian mau jadi selebgram muslim atau apa sih ?,muslim kok gitu. Kekinian tapi salah jalur awas gak tau-taunya nanti ada jurang gak ngelihat kemudian terperosok. 

Jika memang ingin kekinian bisa kan dengan fashion muslim. Buktinya saja sekarang ini banyak sekali model – model baju muslim yang keren bangat cocok buat kita yang anak muda. Bukti lainya sekarang banyak sekali selebgram – selebgram berhijab. Mau jadi terkenal nggak harus meninggalkan kodrat kita sebagai muslim, dan jadi terkenal bukan berarti harus dengan membuka aurat, tetapi harus membentengi diri dengan benteng yang kokoh supaya budaya yang merusak tidak akan memengaruhi kita. Keren itu lihat – lihat dong situ muslim nggak sih ?, ya muslim tapi cuma status doang. Sholat aja masih bolong – bolong sekali sholat langsung update status di medsos, masa gitu aja pamer.

Sekarang ini kan banyak banget model – model kerudung. Mau beli langsung atau online tinggal pilih saja barang akan datang kerumah, enak ya hidup di zaman yang serba canggih. Tapi hati – hati loh pilih kerudungnya yang menutupi dada biar bisa menutupi aurat apalagi lebih lebar lebih bagus kok. 

Jadi niatnya harus lebih diperjelas, bukan sekedar fasion kemudian pamer, tapi niat menutup aurat sekaligus menghargai diri dengan keindahan pakaian yang syar'i. Sekaligus jangan diolok – olok ya temannya yang suka pakai kerudung lebar, niatnya kan dia mau berusaha berubah jadi yang lebih baik lagi,  nanti kalau diolok – olok takutnya dia nggak jadi berubah.

“menjadi terkenal bukan berarti membuka aurat karena berkerudung bukan lah halangan untuk menjadi terkenal, serta jangan lupa kita harus membentengi diri dengan benteng yang kokoh”

OLEH: UMMU HABIBATUS S. (IPM MAM WATULIMO)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.