8 Tipe Kecerdasan (Multi Talenta), Kamu yang Mana?
8 Tipe Kecerdasan (Multi Talenta), Kamu yang Mana?

8 Tipe Kecerdasan (Multi Talenta), Kamu yang Mana?

8_Tipe_Kecerdasan_(Multi_Talenta)_Kamu_yang_Mana?

Sebagian guru masih memahami kecerdasan menjadi tiga tipe,  yaitu Intelligence Quotient (kecerdasan otak), Emotional Quotients (kecerdasan mengendalikan emosi) dan Religious Quotiens (kecerdasan dalam beragama/taat beribadah). Mereka sering beranggapan bahwa ketiga tipe kecerdasan tersebut menjadi faktor utama dalam memengaruhi keberhasilan anak didik. Pegetahuan megenai tipe kecerdasan berlangsung beberapa dekade, hingga kemudian saat ini muncul pemahaman kecerdasan yang lain. Kecerdasan sendiri menurut Purwanto (1998:52) adalah kemampuan yang dibawa sejak lahir yang memungkinkan seseorang melakukan sesuatu dengan cara tertentu.  Sedangkan Menurut Gardner dalam Chatib (2011 : 56) kecerdasan itu multiple, atau majemuk, bahkan ia mengklasifikasikan menjadi delapan hingga sembilan jenis.

Kedelapan jenis kecerdasan tersebut yaitu: Pertama adalah kecerdasan linguistik yaitu kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi, kesecerdasan seperti ini cocok untuk profesi wartawan, reporter, politikus, jurkam, MC maupun pengacara; Kedua adalah kecerdasan logik matematik, yakni kecerdasan dalam berhitung, mengkalkulasi dan menggunakan logika; Ketiga kecerdasan visual spasial, kecerdasan dan kepekaan memahami ruang unsur, garis, warna, bentuk, memahami bangun tiga dimensi atau ruang secara tepat; Keempat kecerdasan musikal, adalah kecerdasan dalam memahami not balok, not angka dan kemampuan musikal yang baik; Kelima adalah kecerdasan interpersonal, yaitu kecerdasan berkomunikasi dengan orang lain; Keenam kecerdasan intrapersonal, adalah kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak sesuai pemahaman tersebut secara baik; Ketujuh kecerdasan kinestetik, adalah kecerdasan dalam melakukan gerakan tubuh dan anggota badan; Kedelapan adalah kecerdasan naturalis, yakni kecerdasan memahami, mengenali, membedakan mempengaruhi dan membuat kategori yang berhubungan alam dan lingkungan.

Anak didik yang memiliki lebih dari satu kecerdasan biasa disebut sebagai anak multi talenta. Bagi kita sudah tidak begitu asing mendengar anak berbakat kemudian disebut sebagai anak yang memiliki multi talenta. Contoh anak yang memiliki multi talenta adalah mereka unggul di bidang olahraga tapi disisi lain juga unggul dalam kecerdasan yang berhubungan dengan ilmu seni (kecerdasan musikal), biasanya anak yang gemar musik juga memiliki berbagai aktivitas sosial yang baik (kecerdasan intrapersonal).

Pemahaman tentang multi talenta tersebut adalah modal guru dan pemerhati pendidikan untuk mengembangkan bakat anak. Anak didik perlu mendapatkan perhatian lebih dari mereka yang bertanggung jawab dalam dunia pendidikan, baik pemerintah, maupun kita sebagai masyarakat. Melalui berbagai pengakuan dan apresiasi yang tepat, diharapkan anak didik yang mempunyai ragam kecerdasan tersebut menjadi semakin terasah. Tidak hanya di sekolah favorit atau di lingkungan elite, bahkan banyak diantara mereka yang tersebar di sekolah pedesaan atau daerah pinggiran dan pesisir.

Pengalaman tentang siswa yang memiliki kecerdasan multi talenta juga pernah dialami oleh penulis. Seorang gadis yang berkarakter kuat dari pinggiran Kabupaten Trenggalek. Dia dianugerahi banyak kecerdasan sehingga meraih prestasi dalam berbagai kompetensi baik dalam pelajaran, seni musik, dan olahraga. Kecerdasannya terbukti dari prestasinya dalam mengikuti berbagai ajang kompetisi dan olimpiade. Saat itu penulis sebagai salah satu juri tidak ragu untuk menunjuknya sebagai juara satu saat mengikuti perlombaan pidato tingkat kabupaten. Pun saat ajang kompetisi olahraga dan kegiatan pentas seni ia tidak ketinggalan mengikuti dan merengkuh juara.

Melalui pengalaman dan pengetahuan tersebut, penulis yang juga berprofesi sebagai guru berharap agar mereka diberikan perhatian yang baik. Setidaknya klasifikasi tentang kecerdasan diatas dapat memberikan penyadaran kepada kita bahwa potensi dalam diri peserta didik itu sebenarnya sangat beragam, hanya saja beberapa guru acap kali lalai akan hal tersebut. Harapannya melalui pemahaman dan penanganan yang tepat, potensi dan kompetensi mereka dapat membawa bangsa ini cerdas, beradab dan modern menjadi bangsa yang mampu berdiri diatas kaki sendiri.


(ALIYAHMU MEDIA- KAMAS TANTOWI)*
*Guru Bahasa Inggris di MTsN Munjungan

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.