Hari Valentine=Hari Penuhanan Hawa Nafsu
Hari Valentine=Hari Penuhanan Hawa Nafsu

Hari Valentine=Hari Penuhanan Hawa Nafsu

Hari_Valentine=Hari-Penuhanan_Hawa_Nafsu
Valentine day atau biasa disebut hari kasih sayang ,sungguh tidak asing lagi ditelinga kita. Perayaan yang banyak dirayakan oleh muda-mudi ini biasa diperingati setiap 14 Pebruari. Biasanya moment demikian tidak terlewatkan untuk sekedar memberikan bunga, coklat, boneka, kepada sang pujaan hati disertai gombalan receh ala zaman now.

Tetapi yang menjadikan titik kekhawatiran adalah para remaja Islam yang ikut-ikutan didalam perayaan tersebut. Padahal sudah jelas jika hal tersebut bukanlah ajaran Agama Islam. Melaikan ajaran non Islan (yahudi dan nasrani) yang dirayakan oleh mayoritas remaja di seluruh dunia.

Biasanya muda-mudi ini merayakan karena mereka terlalu asyik serta khawatir tidak menjadi remaja hitz zaman now. Sehingga mengabaikan Kalam Allah dalam surah Al isra':36 yang artinya "Dan jangnlah kamu mengikuti sesuatu yang tidk kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani semua itu akan dimintai pertanggung jawaban".

Dalam ajaran Islam tidak ada istilah Valentine Day. Karena kegiatan tersebut lebih bisa dikatakan sebagai maksiat berkemas kasih sayang, yang secara perlahan berhasil membobrokkan moral genersi Muslim. Bagaimana tidak, jika sejarah dibalik valentine sangatlah jauh dari moral Islam. Malah lebih cocok disebut momen penuhanan hawa nafsu, bukan sekedar cinta dan kasih sayang.

Sungguh, Islam adalah agama penuh dengan cinta kasih karena-Nya. Setiap hari dalam Islam adalah hari kasih sayang, tanpa pengkhususan hari. Banyak cara yang lebih mulia dalam Islam sebagai aksi menunjukkan kasih sayang.Tidak dengan cara yang justru menjatuhkan harga diri kita sebagai umat Islam sendiri.

Sudah saatnya kita sadar jika hal tersebut hanyalah propaganda kaum Missionaris pembenci Islam. Mereka mungkin menginginkan agar agama ini larut secara perlahan hingga titik kehancurannya. Jika pada zaman dahulu umat Islam, di Indonesia khususnya dijajah secara fisik, namun saat ini tanpa kita sadari telah dijajah dari dalam bentuk lain. Penjajahan lewat lifestyle, mindset, teknologi, dan salahsatunya dengan bentuk-bentuk perayaan seperti valentine ini.

Dizaman milenial ini, Al-Quran dan Hadit's sudah sepatutnya kita jadikan pegangan erat dalam menghadapi gejolak westernisasi yang semakin besar hari demi hari. Sebagai remaja Islam giat-giatlah mengkaji berbagai persoalan yang mengancam Islam. Jangan segan untuk menyebarkan kebaikan ditengah melesatnya keburukan disekeliling kita. Biarlah kita dikata sok alim, sok suci, sok baik, munafik, sebab bukankah jalan kebaikan itu penuh tantangan. Cukup kita contoh Rasullulah dengan ketegarannya dalam berdakwah, meski dihujam dengan berbagai cacian dan hinaan baik secara fisik mupun psikis.

"Ketika kita menanam padi pasti ada rumput yang mengikuti, tapi ketika tumbuh rumput tdak ada padi yang mengikuti" ungkap Denok Ayu Adilla ,narasumber dalam Kajian SAY NO TO VALENTINE DAY IPM MAM WATULIMO. Jangan pernah ragu untuk menebar kebaikan walaupun seberat biji zarrah sekalipun. Yakinlah nanti akan menjadi tabungan amal kita di akhirat kelak.


(ALIYAHMU MEDIA-SISKA FADHILA)*
*Pimpinan Redaksi aliyahmu.com


Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.