PCPM Watulimo: Ranting Berdiri, Tantangan Menghampiri
PCPM Watulimo: Ranting Berdiri, Tantangan Menghampiri

PCPM Watulimo: Ranting Berdiri, Tantangan Menghampiri

PCPM_Watulimo:Ranting_Berdiri,_Tantangan_Menghampiri
Muhammadiyah adalah gerakan dakwah bagi ummat. Persayarikatan ini tidak hanya berkonsentrasi pada wilayah dakwah wujud ibadah namun juga dalam muamllah. Sehingga hingga saat ini Muhammadiyah terasa dekat kemanfaatanya dengan ummat secara langsung.

Sejak didirikan, KH Ahamd Dahlan percaya dengan lembagalah Islam akan menjadi kuat. Sehingga ia memilih mendirikan Muhammadiyah dan segala kegiatan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat kala itu. Perlu disadari bahwa membangun gerbong dan lokomotif organisasi butuh perjuangan dan keprihatinan, meskpiun juga tidak terlepas dari membangun kekuatan ideologi.

Latarbelakang perjuanagn dan sikap teladan Ahmad dahlan dalam membangun persyarikatan mencoba diijawentahkan kembali oleh Pemuda Muhammadiyah Watulimo. PCPM yang telah terbentuk satu tahun yang lalun ini melihat potensi serta tantangan bagi persyarikatan Muhammadiyah kedepan semakin terjal. Sehingga melalui beragam analisa dan kajian muncullah program program prioritas, yakni selam dua bulan membentuk Ranting Pemuda Muhammadiyah se-Watulimo.

Sumberdaya Manusia di wilayah Watulimo adalah satu dari beberpa yang terbaik di wilayah Trengggalek. Dari unsur warga persyarikatan yang begitu besar, sehingga menjadikan Watulimo sebagai salahsatu basis warga Muhammadiyah terbesar di Kabupaten Trenggalek. Sehingga disini Muhammadiyah berkembang pesat, hal itu setidaknya bisa dibuktikan dengan jumlah lembaga pendidikan Muhammdiyah terbanyak serta ortomnya yang menjamur dibeberapa titik.

Selain hal itu, kemungkinan tantangan Muhammadiyah kedepan juga menjadi faktor penting yang mendasari ikhtiar ini. Pengabdian Muhammdiyah tidak boleh terputus karena masa dan usia para tokohnya, sehingga perlu penyegaran dan regenerasi. Menyiapkan pemudanya adalah satu opsi bijak guna menjawab tantangan perjuangan persarikatan Muhammadiyah kedepan. Persis dengan misi yang diusung oleh pemuda Muhammadiyah.
"Mempersiapkan kader dan generasi muda  Indonesia untuk siap menghadapi tantangan masa depan yang lebih beragam...".

Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah akhirnya mampu membangun semangat bersama. Melalui komunikasi dan relasi yang baik dengan Angkatan Muda Muhammadiyah se-Kecamatan Watulimo, akhirya selama dua bulan terbentuklah 10 PRPM di 9 desa se kecamatan.


Namun tantangan yang sebenarnya ternyata bukanlah mendirikan ranting, tapi menjaga bagaimana ranting tersebut agar terus hidup dengan berkegiatan. Sebagai mentor sekaligus penanggungjawab, tim 9 PCPM Watulimo sebenarnya telah membuat rumusan-rumusan strategis untuk mengantisipasi kekosongan kegitan ranting. Salahsatunya dengan membangun motivasi dengan menghadirkan tokoh mantan PWPM Jatim dan Wakil Bupati Trenggalek (melalui siaran video) saat itu ketika pelantikan.

Selama perjalanan satu bulan pasca pelantikan inilah yang benar-benar terasa menjadi tantangan bagi kami. Rancangan kegiatan yang telah terprogram belum mampu terealisai secara menyeluruh, akhirnya ada kemandekan kegiatan di internal ranting. Meskipun tidak tertutup kemungkinan tetap ada progres kegiatan yang tidak mengatasnamakan struktural.

Meskipun pemuda Muhammdiyah di tingkat ranting tidak kering akan inovasi dan kreativitas, tapi mereka butuh bahan bakar lebih, agar "lokomotif" ranting bisa berjalan cepat dan terarah. Bahan bakar tersbut dapat berupa dorongan berbenah dari internal PRPM, dukungan PRM, ataupun strategi pendampingan dari tim 9 PCPM Watulimo. Dan pilihan ketigalah yang saat ini belum mampu disajikan dengan baik oleh PCPM Watulimo selaku kordinator dan juga mentor didirikannya PRPM se-Watulimo.


(ALIYAHMU MEDIA-SEKRETARIS PCPM)*
*PCPM Watulimo Periode  2016-2020

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.