Lagi, Ditengah Keterbatasan MAM Watulimo Ukir Prestasi di KSM Kabupaten
Lagi, Ditengah Keterbatasan MAM Watulimo Ukir Prestasi di KSM Kabupaten

Lagi, Ditengah Keterbatasan MAM Watulimo Ukir Prestasi di KSM Kabupaten

Lagi,_Ditengah_Keterbatasan_MAM_Watulimo_Ukir_Prestasi_di_KSM_Kabupaten
Sabtu, (12/05/2018) Kemenag Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat MI, MTs, MA se-kabupaten. Bertempat di MTs.N 1 Trenggalek kegiatan ini diikuti oleh 500 lebih peserta, serta seluruh sekolah madrasah tak ada yang absen.

Tentu ini mencari salah satu ajang bergengsi bagi Madrasah di Kabupaten Trenggalek. Karena siapapun yang lolos seleksi KSM tingkat Kabupaten akan berlanjut ke Provinsi mewakili Kabupaten Trenggalek. Tak tanggung-tanggung banyak dari madrasah yang sudah mempersiapkan segalanya dengan maksimal agar siswanya bisa tembus seleksi dan lolos ke level Provinsi.

MAM Watulimo salah satu madrasah yang tak pernah tertinggal menjadi peserta dalam event ini. Madrasah Aliyah satu-satunya di Watulimo ini juga turut mengirimkan siswa terbaiknya dalam ajang tersebut.

Ada yang unik dalam proses seleksi tingkat madrasah bagi siswa yang akan didelegasikan MAM Watulimo. Bagi kita ketika menyebut diri sebagai siswa pilihan pasti diakhiri dengan guyonan "Dudu siswa pilihan lo cah...lha nyatu seng enek yo mung iku hehehe". Guyonan tersebut acapkali terjadi sebab kondisi yang menyebabkan kami harus ekstra teliti dalam menentukan delegasi. Tetapi apapun itu dan guyonannya kami tetap bangga atas kepercayaan yang telah diberikan madrasah terhadap kami sebagai siswa.

Hasil yang kita capai juga tidak bia dianggap remeh. Cukup dengan waktu H-5 ditengah-tengah pelaksanaan UKK kita mempersiapkan diri mengikuti KSM. Jujur,banyak dari kita yang mempertanyakan keputusan ini kepada pendamping. Sebab karena mata pelajaran yang diberikan tidak sesuai dengan "kekarepan" melainkan pilihan dari pendamping dan pihak sekolah melalui trec record penilaian guru mata pelajaran.

Belajar dengan hanya mengandalkan LKS,buku paket pinjaman, browser google dan soal lama sekaligus minimnya bimbingan guru karena ditengah kesibukan madrasah memeprsiapkan PPDB dan segala hal. Permasalahan itu membuat kita berangkat dengan perasaan pesimis. Ditambah dengan materi yang sama sekali sulit kita pahami.Tetapi kembali lagi jika Aliyah itu siswanya mandiri, meskipun suply materi dan pemenuhan lainnya jauh dari yang kami harapkan kami tetap memiliki inisiatif belajar dan bertanya.

Di tahun ini walaupun MAM Watulimo tidak ada yang memperoleh peringkat pertama, tapi denganc segala keterbatasan hasil yang kami tuai cukup membanggakan. Bahkan urutan MAM Watulimo selalu bersandingan dengan MAN 1 Trenggalek (MA favorit di Trenggalek). Jika tahun lalu pencapaian ranking tertinggi oleh Brilliant FR (mata uji biologi), maka tahun ini Amin Tiyas Hidayah mendapat posisi ke-2 dalam mata uji Fisika. Sedangkan hasil lain diperoleh Fidalin A, peringkat ke-3 kimia. Riska Fadhila posisi 4 ekonomi, Windi Kurnia posisi 4 Geografi, Fitria Indah posisi 6 matematika dan Rica Yunia posisi14 Biologi.

Apapun itu kami tetap bangga menjadi bagian perjalanan panjang Aliyah Watulimo (baca: MAM Watulimo) untuk lebih tajam dalam mengukir prestasi.Terimakasih sudah mengajari kami maju meskipun terlihat dengan cara sederhana. Kami bangga akan perjuangan bapak ibu guru kami yang dengan ikhlas membekali segala hal yang terbaik bagi kami.




(ALIYAHMU MEDIA-SISKA FADHILA)*
*Pimpinan Redaksi aliyahmu.com

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.