Fortasi MAM Watulimo: Kalian Harus "Jatuh Cinta" dengan Guru
Fortasi MAM Watulimo: Kalian Harus "Jatuh Cinta" dengan Guru

Fortasi MAM Watulimo: Kalian Harus "Jatuh Cinta" dengan Guru

Fortasi_MAM_Watulimo:Kalian_Harus_"Jatuh_Cinta"_dengan_Guru
Kesenangan siswa dengan pendidik adalah salah satu faktor pembantu keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran. Entah itu suka dari sisi pribadinya, keakrabannya, karakternya atau cara mengajarnya yang dianggap sangat membuat nyaman dan mudah diterima otak. Sering kali jika siswa ditanya, "mengapa tidak suka dengan pelajaran A ?" .Mereka menjawab karena tidak suka dengan yang mengajar.

Seperti halnya dengan seseorang yang jatuh cinta sejatuh jatuhnya. Bagaimanapun rupa,watak, perangai, baik, bagus, ayu tidaklah menjadi ukuran. Maka sering kita mendengar ungkapan jika "Cinta Itu Buta", atau seperti ungkapan "Cinta Melekat Tai Kucing Rasa Coklat" versi PakWarjito zaman Tsanawiyah dulu yang masih teringat jelas diingatan saya.

Hadirnya cinta akan menimbulkan intensitas semangat yang besar. Kurang lebih itu yang saya tangkap dari beberapa teman sekolah yang sedang jatuh dimabuk cinta. Begitupun jika cinta (bukan ranah cinta lawan jenis) dan sayang itu hadir diantara siswa dan guru. Maka akan lebih memudahkan masuknya materi yang disampaikan pengajar kepada siswa.

"Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah mencintai dan menyayangi guru kalian. Karena ketika kita sudah mencintai dan menyayangi maka gerbang kemudahan menerima materi akan terbuka. Begitupun sebaliknya, para guru harus mencintai dan menyayangi siswanya seperti anaknya sendiri" Jelas Bapak Warjito dalam sambutan upacara pembukaan Fortasi, pada Senin,16 Juli 2018 di lapangan MBS Gemaharjo.

Oleh karena itu, tidak bisa dipungkiri jika kecintaan kita yang akan menimbulkan rasa suka, senang, nyaman kepada guru disekolah. Kecintaan antara guru dan murid memengaruhi ghiroh siswa untuk menerima materi pelajaran serta perhatian terhadap materi yang disampaikan. Karena sesulit apapun mata pelajaran tersebut jika rasa cinta sudah tumbuh, maka semuanya akan terasa mudah dan ringan. Sebaliknya semudah apapun kategori materi yang disampaikan, jika hati tidak berkenan maka akan terasa sulit.

Tetapi juga PR tersendiri bagi pengajar untuk membuat para siswa bisa serta-merta suka dengan cara mengajar materi yang disampaikan. Karena sepintar apapun seorang pengajar jika dalam dirinya tidak memiliki kharisma dan kelihaian dalam mengajar, sama saja dengan "Olok" (red:omong kosong) sehingga tidak ada kesan dan efek apapun bagi siswa.



(ALIYAHMU MEDIA-SISKA FADHILA)*
*Pimpinan Redaksi aliyahmu.com

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.