Aktivitas Pagi Tole Saijo
Aktivitas Pagi Tole Saijo

Aktivitas Pagi Tole Saijo

Aktivitas_Pagi_Tole_Saijo
Saijo pagi itu bangun pukul 06.30, matahari sudah menyingsing begitu tinggi.
"ahhh bangunku kesiangan, tapi tak apalah nyantai saja"
Saijo adalah siswa kelas 12 di salahsatu sekolah swasta di Kecamtan Pakulimo, kecamatan yang kaya akan hasil bumi dan pemandangan yang begitu elok. Kecamatan itu selalu ramai apalagi saat hari libur. Wisatawan sangat tertarik berkunjung ke Pakulimo karena keramahan warganya dan keelokan daerahnya.
Kembali membahas Saijo...
"Hoe, kamu mau berangkat jam berapa?" sahut emak Sri kepada putra semata wayangnya itu
"emak itu tenang aja lah, ini sudah abad ke 21 mak, era milenial, zaman digital, telat sekolah itu wajar lah mak,,,ah emakk ngertiin dikit lahh"

Saijo dengan begitu antusiasnya memberi penjelasan pada si emak, meskipun si emak tidak begitu paham dengan isi teks lambe yang dibunyikan Saijo.

"aku dak eroh, kamu ngomong opo maksute milenial opo digital erohku kae bantal, wes cepetan mandi dan siap ke sekolah"

Komando yang tegas dan Jelas dari si emak akhirnya dijalankan oleh Saijo dengan gerakan setengah mabok karena habis "tenggelam" di kasur kusam bermotif bunga tulip miliknya.

"errrrgrgrgrgrggrg,,,iki banyu opo balokan pindangan es toww ya Alloohhhh ademmeeee" Gerutu Saijo setetelah menyiram badannya dengan air.
"Maaakkkkkk, sabun,e habisssss,, ambilno makkk!!!"

"Lek arepe mandi kamu kui opo seng kok gowo?" Jawab emak sambil melemparkan sabun ke kamar mandi yang tertutup anyaman bambu sederhana.

"Maaaaakk iki sabun ge isah-issah pirenggg, masane anake ki koyo panci seng bol,e ireng opo piye to emak ki, moso sabun wing (wing:adalah sabun yang digunakan untuk mencuci piring atau alat masak, dalam bahasa Indonesia disebut sebagai sabun colek) kon ge adus".
"westo kui ya podo wae sabun, diusap ya enek untuk e (busanya), opo kene tak wek'i kapurit gen ketoro putih pisan?"

"emakk ku tegoo toow yong,,yong"
Karena terpaksa Saijo pun melanjutkan seremonial mandinya selama 2 menit.

"Saijo sudah siang" Seru emak Sri.

Pagi itu saat musim panas memang suhu saat pagi begitu dingin, sampai dinginnya burung perkutut milik saijo yang ada di teras rumah hampir membeku karena terkena hepotermia. 

"Mak sarapannya lawuhe opo?"

"Iku pindang karo sambel teri ples blendrang tewel" jawab emak sambil ngindelne nasi dan muka yang penuh dengan asap dapur.

"Mak, iki ke jaman modern, kok panggah jangan tewel, blendrang pisan, anakmu iki pengen cerdas mak, opo maneh jare guru ku mak yo,,lek sarapane karo blendrang iku akan membuat kecerdasan menurun, saraf akan rusak, tulang sendi akan mengalami pengerasan, tulang akan mengapur, karo lambe juga akan mengalami cedera parah mak" Saijo memberikan argumen ilmiahnya kepada si emak.

"wes saiki arep kok maem opo odak, dak perlu kakehen teori, lek odak kok ge sarapan arepe tak wenenehne mentok!" Kali ini ancaman si emak langsung mengarah telak, tanpa memerhatikan teori ilmiahnya Saijo.

"Ya Alooh maakkk, yawes tak maem mak", Saijo pun dengan muka yang hampir sama dengan warna blendrang tewel memakan sarapan pagi itu.

"Mak aku  budal"
"Ya ngati-ngati, bensine isek ta ya?"
"isek mak tenang ae, wingi sangune kan dak tak tukokne jajan kabeh tow mak"
"ya ngunu pinter ditabung le"
"odak tak tabung mak, tak tukokne baut sepedah merk "pooss" gen ketoro gaul loo"
"sepedah kelar koyo kandang pitek reot ngunu, kok panggah kok pulokerti ae to Jo jo"
"Wes mak, aku budal, Assalamualaikum makk !" Saijo pun dengan sepeda bebek 110 CC menggeber motornya berangkat ke skolah.


(ALIYAHMU MEDIA-PIMRED)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.