Ceritaku: Kejadian Mengesankan Penurunan Bendera di Watulimo
Ceritaku: Kejadian Mengesankan Penurunan Bendera di Watulimo

Ceritaku: Kejadian Mengesankan Penurunan Bendera di Watulimo

Ceritaku:Kejadian_Mengesankan_Penurunan_Bendera_di_Watulimo
Assalamualaikum teman-teman, Aku punya satu cerita yang mengesankan saat upacara penurunan bendera tahun 2018 di Kecamatan Watulimo.

Tepatnya tanggal 17 Agustus 2018 pada hari Jum'at sore pukul 14:40 WIB. Aku dan teman-teman ikut menghadiri upacara penurunan bendera yang bertempat di depan Kantor PPN Prigi. Dari Madrasah Aliyah Muhammadiyah Watulimo yang mengikuti upacara penurunan bendera terdiri dari siswa kelas X, XI dan XII. Meskipun demikian hanya beberapa siswa yang mengikuti atau mewakili upacara penurunan bendera di depan Kantor PPN Prigi tersebut. Upacara penurunan bendera diikuti dari siswa SMP Negri 1 Watulimo, MTs Negeri 4 Trenggalek, SMK Negeri 1 Watulimo, SMK Muhammadiyah Watulimo dan MA Muhammadiyah Watulimo serta peserta Paskibraka dari SMK Negeri 1 Watulimo. Tak lupa upacara hari itu juga disambut dengan Drum Band Gema Mahardika dari SMP Negri 1 Watulimo.

Meski peserta dari MAM Watulimo tidak sebanyak seperti peserta dari sekolah lain, namun bukan berarti kami harus tersisih. Saat dijalan ketika berangkat dan pulang, kami dan teman-teman bercanda tawa bersama dengan perasaan yang senang. Namun ada juga teman-teman yang lain dari MAM Watulimo yang membawa motor sendiri.

Ada peristiwa yang mengesankan ketika bendera diturunkan, yaitu bendera tidak dapat diturunkan karena talinya putus. Saya sempat bertanya-tanya sendiri waktu bendera diturunkan oleh pasukan paskibraka dari SMK Negri 1 Watulimo. Sambil melihat ke atas tiang bendera, dalam batinku,
"bendera kok lama sekali gak bisa turun-turun padahal talinya udah ditarik, apa cuma dibuat begini upacara penurunan benderanya sekarang ya, apa dibuat benderanya tidak diturunkan sekarang", dalam batinku.

Beberapa saat kemudian bendera tidak dapat diturunkan, akhirnya paskibraka kembali ke barisannya. Rohmad Basuki, selaku pembawa acara pada waktu itu mengumumkan "Mohon maaf bendera tidak dapat diturunkan karena talinya putus".

Saya juga terpikir ketika upacara penurunan bendera saat aku masih di SMP Negeri 1 Watulimo bisa diturunkan, kenapa yang ini tidak ya. Ternyata setelah mendengar pengumuman tadi tali benderanya putus pertanyaanku terjawab sudah. Itulah menurutku hal yang tak bisa terlupakan dan sangat mengesankan saat upacara penurunan bendera, setelah peserta di tegakkan lalu sikap istirahat, kemudaian barulah ada pengumuman bahwa tali bendera putus.



ALIYAHMU MEDIA-RINDI AMELYNA AS*
*Siswa kelas X MAM Watulimo                                                     

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.