Alumni MAM Watulimo Menjemput Impian di Negeri Samurai
Alumni MAM Watulimo Menjemput Impian di Negeri Samurai

Alumni MAM Watulimo Menjemput Impian di Negeri Samurai

Alumni_MAM_Watulimo_Menjemput_Impian_di_Negeri_Samurai
Aku Prasetiyo Bakti Saputro, lulus dari MAM Watulimo pada tahun 2015, tepatnya 4 tahun yang lalu. Tiga tahun belajar di MAM Watulimo men urutku sekolah ini memiliki potensi yang luar biasa, hebat dan berkualitas. Salahsatu sisi emosionalku dicetak di MAM Watulimo ini.

Di sekolah inilah selama 3 tahun aku belajar banyak berbagai hal, bukan saja tentang pelajaran-pelajaran umum yang di berikan. Melalui ilmu agama disini insyaallah siswa bisa menjadi pribadi yang baik. Selain itu banyak ekstra kulikuler sekolah yang menjadi kenangan ku, dari olahraga, pencak silat, hisbul wathan dan organisasi sekolah IPM. Bahkan prestasi pernah kucetak disibni dalam banyak event pertandingan olahraga.

Aku ingat, dulu ketika harus belajar dengan guru-guru yang ngangenin. Memang MAM Watulimo mempunyai pengajar-pengajar yang baik, sabar, profesional serta berkualitas. Beliau-beliau lah yang mengajar dan membimbingku selama 3 tahun sampai aku dapat lulus dari aliyah.

Banyak hal dan impian yang perlu ku wujudkan selepas lulus. Oleh karena itu aku tidak berhenti di sini saja. Tahun 2015 aku belajar di lembaga kursus di Tulungagung selama 1 tahun, setelah itu bekerja sekitar 2 tahun menjadi pegawai toko francais terkenal. Proses itulah yang kemudian menjadi pengalaman yang menempaku. Namun aku masih ingin mengejar cita-cita dan impianku, oleh karena itu aku tidak berhenti di situ saja.

Kebetulan waktu itu aku dapat info dari guru di MAM Watulimo, yaitu lowongan JISHUSEI di Jepang, dan kufikirkan dengan masak-masak. Beberapa hari setelah info itu aku mengabari teman dan Alhamdulillah mereka mau, sehingga semangat saya jadi bertambah dan yakin pasti bisa. Tepat Pebruari 2018 akirnya aku dan dua temanku satu angkatan di MAM Watulimo belajar bahasa Jepang. Saat awal begitu sulit karena itu hal pertama bagi kami. Namun kami tidak menyerah begitu saja, tes demi tes kami ikuti dan akhirnya alhamdillah tes tahap 1 lolos, diikuti tes tahap 2 lolos, sampai diklat 3 bulan kami lewati. Akhirnya tembus satu tahun, pada Pebruary 2019 saya berangkat ke Jepang, dengan dukungan keluarga dan untuk menyongsong impian di negeri samurai.


(ALIYAHMU MEDIA-BAKTI PRASETIYO)*
*Alumni MAM Watulimo yang bekerja di Jepang

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.