MAM Watulimo, Menempaku Menjadi Pemimpin
MAM Watulimo, Menempaku Menjadi Pemimpin

MAM Watulimo, Menempaku Menjadi Pemimpin

MAM_Watulimo,_Menempaku_Menjadi_Pemimpin
Sekitar dua setengah tahun yang lalu ketika saya masih mengenakan seragam yang penuh dengan kenangan, yaitu mengenakan seragam putih abu-abu. Seragam yang dari sekarang masih sulit dilupakan, saking begitu banyak kenangan yang diperoleh saat itu.

Ketika bilang seragam putih abu-abu, maka tak terlepas dari kata SMA/MA. Benar sekali dua tahun yang lalu saya masih duduk di bangku Madrasah Aliyah, Madrasah yang satu-satunya ada di Kecamatan Watulimo, yaitu Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM). Madrasah yang berada di lembaga Muhammadiyah. Dari sini-lah kenangan-kenangan yang sulit di lupakan itu berawal. Dari mulai senang maupun duka.

Saat itu saya masih sangat polos dari segi pelajaran maupun organisasi. Ketika sudah belajar di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Watulimo keadaan itu berubah 180 derajad. Bagiku karena di MAM mengajarkan pendidikan moral dan emosional.

Saya masih ingat waktu itu dengan salah satu guru Ekonomi, saat itu saya tidak bisa mata pelajaran ekonomi, guru itu dengan sabar dan telaten mengajariku sampai saya bisa dengan pelajar itu. Akhirnya sampai saat ini pun saya kuliah mengambil pendidikan IPS yang konsentrasinya Ekonomi, wah dari situlah saya sangat menyukai mata pelajaran IPS, hingga ku perdalam di kampus saat ini.

MAM tidak hanya mengajarkan pendidikan, tapi juga organisasi. Di MAM Watulimo saya mulai aktif dalam organisasi. Waktu itu saya masih kelas sepuluh tapi Alhamdulillah oleh teman-teman sudah di percaya menjadi ketua Ranting IPM MAM Watulimo. Dari pengalamkan tersebut saya ditempa menjadi seorang pemimpin yang bisa mengatur waktu antara organisasi dan pelajaran. Karena paling utama di organisasi adalah memanajemen waktu dan tekad berjuang bersama tim. Saya pun juga banyak aktif di Hisbul Wathan, di organisasi-organisasi yang ada di MAM Watulimo lah saya banyak belajar dalam sebuah keorganisasian.

Waktu teruslah berputar dan saat ini saya menjadi alumni MAM Watulimo. Sekarang saya kuliah di IAIN Tulungagung. Tapi kenangan itu tidaklah menjadi sebuah angan-angan ataupun bayangan semata, tapi menjadi fakta. Karena dari MAM mengajarkan sebuah keorganisasian yang cukup baik. Saya disini dipercayai oleh temen-temen untuk menjadi ketua umum HMI Komisariat Tariq Bin Ziyad FTIK IAIN Tulungagung, hal itu saya yakin tak lepas dari pengalamanku merawat organisasi IPM masa aliyah dulu.

Janganlah takut untuk mencoba dan mencoba, meskipun sekolahan kita di desa, tapi percayalah sekolahan kita mengajarkan yang paling terbaik dari terbaik, dan kitalah yang membawa besar sekolahan kita.


(ALIYAHMU MEDIA-SLAMET RIYADI)*
*Alumni MAM Watulimo yang melanjutkan study di IAIN Tulungagung

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.