Mengenal Dwi: Finalis Sayembara Menulis Remaja se-Jawa
Mengenal Dwi: Finalis Sayembara Menulis Remaja se-Jawa

Mengenal Dwi: Finalis Sayembara Menulis Remaja se-Jawa

Mengenal_Dwi:Finalis_Sayembara_Menulis_Remaja_se-Jawa
Mengenal lebih dekat Dwi Rohmatus Sa'adah, siswa MAM Watulimo yang menjadi salahsatu finalis Sayembara Menulis Remaja 2019 se Jawa di IAIN Tulungagung.  Duwi begitu sapaan akrabnya, merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara, sang kakak adalah seorang mahasiswa manjemen di salahsatu kampus negeri di Tulungagung. Anak Perempuan yang lahir 10 Maret 2003 tersebut tinggal bersama kedua orangtuanya di Desa Gemaharjo salahsatu desa di Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Pendidikannya dimulai di MI Muhammadiyah Plus Gemaharjo lalu berlanjut ke MTs Muhammadiyah Watulimo dan saat ini ia masih menempuh pendidikan menengah atas di MAM Watulimo atau biasanya orang menyebutnya Aliyah Watulimo, madrasah yang mendorongnya untuk berkiprah dalam perlombaan karya tulis. Sebelumnya ia adalah siswa biasa yang kurang aktif mengikuti segala macam kegiatan, baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Hari-harinya juga selayaknya seperti remaja-remaja yang lainnya, walapun ia sebenarnya kurang suka dengan keadaan yang riuh tetapi ia selalu mencoba untuk memberanikan diri mengikuti berbagai macam kegiatan. Aktivitasnya di MAM Watulimo semakin membawa dia untuk tertantang menapaki tangga perlombaan jurnalistik.

Lingkungan sekolah, motivasi guru dan teman-temannya kemudian menuntunnya, hingga pernah mengikuti berbagai macam perlombaan seperti karya tulis maupun karya seni berupa kaligrafi tingkat kabupaten. Remaja yang memiliki jiwa seni tersebut terus mencoba terjun di dunia tulis-menulis dan terciptalah beberapa esai yang diikutkan dalam ajang perlombaan.

Meskipun kadang prestasi tidak berpihak kepadanya tetapi ia terus mencoba. Hasilnya tahun 2019  ia berhasil mendapatkan juara 3 dalam lomba menulis esai curhatan anak bangsa dengan judul "Tikus Berdasi Yang Gila Materi",  Bulan Oktober ini ia juga baru saja menjadi finalis (35 besar) sayembara menulis remaja ( SEMAR) se-jawa bertemakan "Berbineka dalam kehidupan sehari-hari" yang di selenggarakan IAIN Tulungagung dan di ikuti oleh lebih dari 222 siswa se Jawa. Meskipun ia gagal meyakinkan para dosen saat presentasi menuju 10 besar, namun kebanggaannya tak terbedung karena karyanya akan dibukukan dengan finalis lainnya.

Remaja yang dulunya bercita-cita sebagai guru dan menyukai bakso tersebut terbilang cukup aneh. Tidak seperti kebanyakan anak yang gemar menulis esai ia malah kurang memiliki banyak referensi buku. Kalau di tanya dari mana ide itu muncul, pasti ia akan menjawab dari lingkungan masyarakat maupun secara tidak langsung mendapatkan sebuah ide dari aktivitasnya di organisaasi sekolah IPM. Hasil yang telah diraihnya tak akan berhenti sampai hari ini, ia akan terus melanjutkan aktivitas seni kaligrafi dan tulis yang telah membawanya semakin tertantang.



(ALIYAHMU MEDIA-PIMRED)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Aliyahmu.com adalah web resmi Madrasah Aliyah Muhammadiyah watulimo yang disingkat MAM Watulimo. Merupakan media kreatif hasil karya pelajar, guru dan persyarikatan untuk Masyarakat.
Next
This Is The Current Newest Page